urusanku urusanmu

sering sekali kita dihadapkan pilihan antara diri sendiri atau orang lain. menjalankannya ga semudah mengucap sumpah dan janji. ya, anda punya urusan, begitu pun saya. semua orang ingin didahulukan urusannya. merasa urusannya yg paling penting. tapi apa yang hilang di sini? saking merasanya paling penting, terkadang sampai sopan santun dan etika pun hilang seperti tak pernah diajarkan. di mana rasa menghargai? menghargai bahwa ada yang namanya prioritas di sini. yang mengatur mana dulu urusan yg didahulukan. seperti di triase

ah sepertinya yg kutulis semuanya salah. toh mindset orang berbeda beda. ini hanya penilaian subjektif semata. hanya curahan kepenatan yang sementara